"Nil, ternyata banyak yang sudah kulewati sendirian tanpamu. Berberapa tahun terakhir aku harus mengambil keputusan sendiri tanpa saran dari mu atau peringatan-peringatan dari mu, ternyata sesulit itu sekalipun sudah berkali-kali kulakukan. Rindu sekali rasanya, tapi tidak perlu memikirkan rindu yang ku punya. Hiduplah dengan baik, tertawa lah setiap harinya, berbahagia lah, tidur yang cukup, dan jangan lupa makan. Semoga, semoga temu dapat berpihak pada kita. Dan terimakasih sudah membuat ku merasa cukup saat bersamamu."
Hanya itu yang di tulis Ana dalam surat nya, selembar bersamaan dengan rindu yang bertumpuk. Tidak ada yang dia harapkan selain suratnya sampai pada sang kekasih hati.
Komentar
Posting Komentar